Rabu, 09 November 2011





Mungkin Batuk adalah keluhan yang paling sering disampaikan pasien saat berobat. Bahkan ada yang meremehkannya meskipun sudah bertahun-tahun mengalaminya. Padahal Gejala batuk tidak boleh dianggap remeh karena banyak sekali penyakit dari yang ringan sampai dengan berat yang salah satu tandanya adalah batuk. Bisa jadi batuk yang terjadi beberapa hari sampai kurang dari 2 minggu merupakan gejala infeksi saluran pernapasan bagian atau jika batuk berlangsung lama lebih dari 2 minggu maka sangat mungkin terkena Diagnosa tuberkulosa (TBC).
Jika disertai gejala demam terutama setelah sore hingga malam hari, sedangkan lendirnya berwarna kuning hingga kehijauan bahkan kadang terdapat bercak darah segar. Maka itu masuk kategori Diagnosa tuberkulosa (TBC). Waspadalah jika berat badan turun. Segera lakukan Pemeriksaan melalui radiologi (foto rontgen), pemeriksaan darah karena jika ditemukan kuman mycobacterium tuberculosa di dahak maka dipastikan itu diagnosa penyakit ini. pengobatan yang dilakukan bagi penderita ini selama 6 bulan dan harus rutin serta tuntas.
TBC termasuk menular bagi orang lain, melalui dahak yang mengandung kuman tuberkulosa.gejala lainya bisa merupakan penyakit asma. gejalanya seperti sesak napas saat mengeluarkan napas dan bersifat berulang atau kumat-kumatan. Penyebabnya bisa dari alergi dari makanan, debu, serbuk sari tumbuhan, atau keadaan tertentu seperti emosi, stress, kelelahan atau adanya infeksi saluran napas. Pengobatan penyakit bisa dilakukan dengan mengunakan obat pelega, banyak dijual di apotik, harganya biasa sekitar 100 ribuan, salbutamol atau teofilin yang diminum saat serangan dan obat pengontrol misalnya steroid yang diminum tiap hari sehigga menjadi asma yang terkontrol. Ini merupakan bentuk inhalasi atau dihirup karena dosis lebih kecil, kerja yang cepat dan mempunyai efek minimal.
Batuk yang lainnya terjadi karena hambatan aliran udara dalam paru-paru akibat reaksi terhadap polusi, atau alergi. Baik asap rokok, polusi udara dan industri. Bahkan ruangan ber-AC bisa menyebabkan batuk ini. Batuk ini bisa menahun sehingga disebut gejala batuk lama. Biasa juga disebut PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis). Gejala penyakit ini selain batuk adalah berdahak dan sesak napas saat melakukan aktifitas ringan. Batuknya bisa muncul siang atau malam hari, berbeda dengan asma yang kebanyakan malam hari. Penyakit ini cenderung semakin berat dan dapatmenyebabkan kematian. Penanganannya bisa dengan menggunakan obat pelega pernapasan dan pengencer dahak yang biasanya berlebihan. Dan usahakan menghindari polusi udara, debu, atau ruangan Ber-AC. Pemeriksaan sedini mungkin sangat membantu mencegah berlarutnya penyakit ini.
Pesantren adalah sebagai basis gerakan islam yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan termasuk kebersihan dan kesehatan. Kesehatan jasmanai dan rohani merupakan faktor penentu dalam proses tranfer nilai-nilai tersebut. Proses tranfer nilai terjadi dalam kehidupan sehari-hari walaupun tanpa disadari. Pepatah mengatakan Values are caught, not taught. Nilai itu dilihat bukan diajarkan.
Merokok adalah salah satu kebiasaan yang didapat dari melihat. Hampir tidak ada orang merokok karena diajarkan. Walaupun masih kontroversal dalam islam, yang jelas antara manfaat dan mudhorot, masih banyak mudhorot. Sehingga dalam islam ada yang berhukum mubah, makruh dan haram. Hampir semua kandungan dan gas yang dihasilkan berbahaya bagi tubuh. Peringatan yang ada dalam setiap bungkus rongkok seakan tidak ada artinya. Seperti yang dipaparkan oleh tim Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) kota Surakarta mengenalkan penyakit TBC dan bahaya asap rokok pada pengasuh pondok pesantren se-eks karesidenan Surakarta di komplek Muhammadiyah Borading School Klaten pada tanggal 8 oktober 2011.
Acara diakhiri dengan deklarasi penandatanganan komitmen untuk menwujudkan pesantren bebas TBC dan asap rokok.(abd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar